Penggolongan manusia purba:
Pithecantropus Erectus, artinya manusia yang berjalan tegak seperti kera.
Meganthropuis Paleojavanicus, ditemukan tahun 1941. Jenis tersebut lebih besar dibandingkan Pithecantropus Erectus.
Homo Soloensis dan Homo Wajakensis (manusia dari Solo) ditemukan tahun 1931-1934. Ciri-cirinya setingkat lebih tinggi dari Pithecantropus Erectus.
Penggolongan zaman batu:
Zaman Paleolithikum, (zaman batu tua) masa dimana peralatan terbuat dari batu yang masih kasar dan sudah mengenal api.
Zaman Mesolithikum, peralatan terbuat dari batu yang masih kasar dan beberapa yang terbuat dari batu yang diperhalus.
Zaman Neolithikum (zaman batu muda). Terdapat revolusi manusia, tidak bergantung pada alam dan berusaha menghasilkan makanan sendiri serta membangun rumah.
Zaman Megalithikum (zaman batu besar). Kebudayaan manusia yang mulai religius, menghasilkan alat-alat seperti menhir yakni tugu untuk menghormati roh nenek moyang.
Zaman logam:
Kapak corong, tangkainya berbentuk corong.
Nekara, yaitu genderang ketel atau nobat bentuknya semacam berumbung yang terbuat dari perungggu.
Arca perunggu (patung), dapat berupa manusia dan binatang.
Bejana perunggu. Berbentuk periuk, namun langsing dan gepeng. Terdapat gambar yang indah seperti gambar geometri.
Perhiasan perunggu, sangat beragam bentuknya. Contohnya kalung, gelang tangan dan kaki, bandul kalung, dan cincin yang terbuat dari perunggu.
Manik-manik, juga berasal dari masa perunggu. Digunakan sebagai bekal kubur sebagai corak istimewa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar